Surga yang Tak Tersentuh di Alam Pacangan - Pacangan

Terbaru

Post Top Ad

Minggu, 12 Agustus 2018

Surga yang Tak Tersentuh di Alam Pacangan



            Alam Pacangan yang belum banyak tersentuh tangan manusia dapat dikatakan masih alami, sumber daya alam tersebut seperti halnya sumber mata air yang jumlahnya ada tujuh. Ada beberapa sumber yang dimanfaatkan oleh warga sebagai kebutuhan sehari-hari, kebutuhan air minum, mandi, dan lain lain. Sumber tersebut adalah Sumber Kaser dan Sumber Gantung, Sumber Kaser berlokasi di tengah Desa Pacangan sementara sumber Gantung berada di perbatasan Desa Pocong.
Salah satu program kerja KKN 62 Universitas Trunojoyo Madura 2018 yaitu mengoptimalkan salah satu sumber yaitu sumber Kaser. Program KKN tahun sebelumnya sudah membuat konsep untuk menghias sumber Kaser, begitu pula untuk program KKN 62 tahun ini juga memiliki tujuan untuk menghias sumber Kaser dengan konsep yang berbeda dari sebelumnya karena pengelolaan tahun sebelumnya tidak dilanjutkan dan bahkan tidak dimanfaatkan lagi oleh masyarakat Pacangan. Cara penghiasan dilakukan dengan memanfaatkan bambu-bambu yang yang berada di desa Pacangan. Dengan begitu muncul sebuah ide untuk membuat desain tulisan nama SUMBER AIR KASER. Tulisan ini merupakan identitas daya pikat masyarakat supaya bisa mengakui bahwa sumber Kaser tersebut memiliki keindahan dan kealamian yang nyata pada air serta pohon-pohon disekitarnya. Selain itu, area jalan masuk menuju sumber diperindah dengan inovasi baru yaitu pemberian pagar bambu yang warna warni sehingga kelihatan cerah jika masuk ke area tersebut, hal tersebut sangat berbeda dengan apa yang dilakukan oleh sebelumnya, dimana banyak sekali jalan yang ditumbuhi rumput-rumput liar yang mengganggu pemandangan sumber tersebut.
            Pembuatan desain tulisan dan pagar ini terlaksana pada minggu kedua dari pelaksanaan KKN di desa Pacangan dan dipasang di sumber Kaser pada minggu ketiga tepatnya (tanggal 08 Agustus 2018). Sekaligus membersihkan sumber Kaser bersama dengan karang taruna RAGAFATMI desa Pacangan. Gotong royong tersebut mempermudah pemasangan atribut untuk memperindah sumber Kaser. Ketika sudah  terpasang semua, harapannya sumber Kaser bisa mempunyai daya pikat sebagai cikal bakal objek pariwisata yang mendatangkan masyarakat dari luar Pacangan, atau bahkan dari luar Bangkalan. Latar belakang nilai sejarah Ratu Ragafatmi yang berhubungan dengan sumber Kerre’ menjadi salah satu faktor pendorong terciptanya pariwisata sejarah dan alam Pacangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad